mungkin keputusan kamu hari ini adalah jawaban dari segalanya
jawaban dari aku yang begitu egois, yang sering membuatnya marah karenamu
jawaban dari setiap tangisan percuma itu
jangan pernah memohon dan meringis lagi
untuk buat aku mengatakan aku rindu ato aku masih untukmu
karena aku memang bukan untuk mu, dan tak akan pernah untukmu
kamu adalah kesalahan dalam hidup aku dan dia
dan rasanya aku pun kesalahan untuk hidup mu
kita bisa jalani hidup masing masing, tanpa harus saling berinteraksi,
cukup kenanglah aku di hatimu
karena biar hanya aku dan diriku yang mengingat setiap detik yang kita lewati
aku begitu berharap tangisan tadi pagi
adalah air mata terakhir untuk harapan kepercayaan untukmu
jangan memohon, jangan menangis, jangan meringis,,
aku pernah bilang
"kamu tidak perlu tau apa yang tidak boleh aku lakukan,
kamu hanya perlu tau aku yang selalu berusaha untuk tidak meninggalkanmu"
mungkin sekarang yang aku bilang adalah
"kamu hanya perlu tau bahwa aku tak lagi bisa memberimu kepercayaan,
dan aku ingin benar benar menginggalkan hidupmu"
aku yakin kita bisa menjalani hidup masing masing
karena itu pernah kita lakukan
meskipun aku masih dalam sejuta kesedihan
tapi percayalah kita bisa untuk itu
aku bukan lah utama bagimu
begitupun kamu tidak lah utama bagiku
aku pernah ada untuknya saat kamu ingin aku,
sekarang kamu pun begitu,,,
jangan memohon, jangan menangis, jangan meringis,,,
-untuk dia yang namanya tak boleh disebut-
1 koment:
ternyata aku yang lemah, aku masih menangis
Posting Komentar